Bird Show Sayap NusantaraTerbang bebas, bukan atraksi sirkusElang, rangkong, dan kakatua terbang melintasi amfiteater terbuka sementara pemandu menjelaskan cara masing masing burung berburu dan bernavigasi.Kanopi Aviary10.30 WIBRumah Satwa Nusantara
Taman satwa dan pusat konservasi 24 hektar di kaki Gunung Salak, Bogor. Lebih dari 180 spesies dalam habitat naturalistik tanpa jeruji, dengan lebih dari separuhnya satwa asli Indonesia.
Geser untuk melihat angka lainnya.
Bukan kandang, tapi habitat yang ditiru sedekat mungkin
Setiap zona punya vegetasi, suhu, dan pembatasnya sendiri. Kaca, parit, dan tanaman rapat menggantikan jeruji besi di seluruh kawasan.
Geser untuk melihat zona lainnya.
Rimba SumatraHutan hujan dataran rendahKanopi rapat, parit air, dan dinding kaca setinggi 4 meter. Zona terbesar dan rumah bagi satwa Sumatra yang paling terancam.4,2 hektar4 kelompok satwa
WallaceaGaris Wallace, satwa endemik timurZona yang menjelaskan kenapa satwa di sebelah timur Garis Wallace berbeda total. Banyak spesies di sini tidak ada di kebun binatang lain.3,1 hektar5 kelompok satwa
Kanopi AviaryWalk through, pengunjung masuk ke dalamKubah jaring setinggi 22 meter dengan jembatan kayu di ketinggian kanopi. Burung terbang bebas di sekitar kamu, tidak ada kaca pemisah.1,8 hektar4 kelompok satwa
Lembah KomodoSavana kering dan reptil besarLanskap kering bergaya Flores dengan batu vulkanik dan lontar. Suhu dan kelembapannya dijaga terpisah dari zona hutan hujan.2,6 hektar4 kelompok satwa
Rawa KalimantanLahan basah dan hutan bakauAir tenang, pohon rasau, dan jalur papan kayu di atas rawa. Zona yang paling ramai suara di pagi hari.2,9 hektar3 kelompok satwa
Padang SavanaPadang terbuka, satwa berkukuPadang rumput 5 hektar tanpa sekat visual, dilihat dari menara pandang dan dari Trem Rimba yang melintas di tepinya.5,4 hektar4 kelompok satwa
Kampung Satwa KecilZona sentuh untuk anakSatu satunya zona di mana anak boleh menyentuh dan memberi makan, selalu dengan keeper yang mendampingi dan wastafel di setiap pintu keluar.0,9 hektar4 kelompok satwa
Wana RescuePusat konservasi, bisa dilihat bekerjaKlinik, karantina, dan penangkaran dengan jendela pengamatan publik. Kamu bisa melihat dokter hewan bekerja, tanpa mengganggu satwanya.1,4 hektar4 kelompok satwaTujuh satwa yang paling sering ditanyakan di gerbang
Lebih dari separuh koleksi kami adalah satwa asli Indonesia. Ini yang paling banyak dicari pengunjung, lengkap dengan jam aktifnya.
Geser untuk melihat satwa lainnya.
Harimau SumatraPanthera tigris sumatraeSubspesies harimau terkecil yang tersisa di dunia, dan satu satunya yang masih hidup di Indonesia.Rimba SumatraKritis
Orangutan SumatraPongo abeliiKera besar yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di atas pohon, dan membuat sarang baru hampir setiap malam.Rimba SumatraKritis
Anoa Dataran RendahBubalus depressicornisKerbau terkecil di dunia, hanya ada di Sulawesi, dan lebih sering menyendiri daripada berkelompok.WallaceaGenting
Maleo SenkaworMacrocephalon maleoBurung yang tidak pernah mengerami telurnya. Panas bumi dan panas matahari yang mengerjakannya.WallaceaGenting
Jalak BaliLeucopsar rothschildiBurung endemik Bali yang pernah tersisa kurang dari sepuluh ekor di alam liar, dan kini pelan pelan kembali.Kanopi AviaryKritis
Rangkong BadakBuceros rhinocerosBurung yang menanam hutan. Satu individu bisa menyebar ribuan biji dalam setahun, dan ia adalah wajah logo Wanantara.Kanopi AviaryRentan
KomodoVaranus komodoensisKadal terbesar yang masih hidup di bumi, dan ia hanya ada di lima pulau, semuanya di Indonesia.Lembah KomodoGenting
BekantanNasalis larvatusMonyet berhidung panjang yang hanya ada di Kalimantan, dan salah satu primata perenang terbaik di dunia.Rawa KalimantanGentingAda yang terjadi setiap jam, bukan cuma jalan kaki
Datang pagi kalau kamu ingin melihat sebagian besarnya. Jadwal lengkapnya ada di halaman wahana dan di papan jadwal harian dekat gerbang.
Geser untuk melihat atraksi lainnya.
Bird Show Sayap NusantaraTerbang bebas, bukan atraksi sirkusElang, rangkong, dan kakatua terbang melintasi amfiteater terbuka sementara pemandu menjelaskan cara masing masing burung berburu dan bernavigasi.Kanopi Aviary10.30 WIB
Feeding Time HarimauRimba Sumatra, dari balik kacaKeeper menjelaskan pola makan harimau Sumatra sambil menempatkan pakan di titik yang berpindah setiap hari agar satwanya tetap harus mencari.Rimba Sumatra09.30 WIB
Keeper TalkTanya jawab, zona bergantian tiap hariSesi tanya jawab terbuka dengan keeper yang sedang bertugas. Tidak ada naskah, dan pertanyaan anak biasanya yang paling sulit dijawab.Wana Rescue11.00 WIB
Trem RimbaKeliling kawasan, 6 halteTrem terbuka yang melintasi tepi Padang Savana dan menghubungkan enam halte zona. Termasuk dalam paket Terusan.Padang SavanaSetiap 30 menit, 08.30 sampai 16.30 WIB
Perahu RawaMenyusuri Rawa KalimantanPerahu bermesin listrik menyusuri kanal rawa dan melewati tepi wilayah bekantan tanpa suara mesin yang mengganggu.Rawa Kalimantan09.00 sampai 16.00 WIB, sesuai antrean
Rumah KupuRumah kaca, kupu kupu lokalRumah kaca hangat berisi kupu kupu lokal dan meja penetasan kepompong yang bisa dilihat dari dekat.Kanopi Aviary08.00 sampai 16.00 WIBKebun binatang yang baik tidak menyembunyikan pekerjaannya
Setiap tiket ikut menjaga satwa asli Indonesia.
Klinik, koridor karantina, dan unit penangkaran kami punya jendela pengamatan publik. Kamu bisa melihat dokter hewan bekerja, tanpa mengganggu satwanya. Setiap tahun kami menerbitkan apa saja yang dibiayai tiket, termasuk target yang meleset.
Tahun lalu, tiket kamu membiayai 14 kelahiran satwa dilindungi dan 39 satwa sitaan yang kami rawat sampai siap dilepasliarkan.
Penerimaan dan pemeriksaan
Setiap satwa sitaan atau serahan masuk lewat klinik. Diperiksa, ditimbang, difoto, dan dicatat kondisinya sebelum apa pun yang lain dilakukan.
Karantina
Satwa baru dipisah dari koleksi utama selama satu sampai tiga bulan. Ini melindungi penghuni lama dari penyakit, dan memberi waktu satwa baru menenangkan diri.
Rehabilitasi dan penangkaran
Sebagian satwa perlu belajar kembali mencari makan dan menghindari manusia. Sebagian lain masuk program penangkaran dengan pencatatan silsilah nasional.
Pelepasliaran
Kalau kondisinya memungkinkan, satwa dikembalikan ke habitat asalnya bersama lembaga mitra. Tidak semua bisa. Yang tidak bisa tetap kami rawat sampai akhir.
Pilih cara kamu berkunjung
Harga menyesuaikan pilihan kamu di halaman tiket, tanpa perlu pindah halaman.
Tiket Masuk HarianSatu hari penuh, semua zonaBerlaku satu hari penuh untuk semua zona dan semua atraksi terjadwal. Pilih paket, hari kunjungan, dan jenis pengunjung, harganya menyesuaikan di tempat.Mulai Rp45.000
Kartu Sahabat WanantaraAnnual pass, berlaku 12 bulanMasuk sepuasnya selama 12 bulan, plus potongan tetap di food court dan pusat oleh oleh. Pilih jumlah anggota, harga dan nomor kartunya menyesuaikan di tempat.Mulai Rp495.000
Paket Rombongan SekolahMinimal 30 peserta, dengan modul edukasiHarga berjenjang untuk kunjungan sekolah, sudah termasuk modul edukasi, lembar kerja, dan pendamping keeper. Pilih jenjang dan durasi, harga per peserta menyesuaikan di tempat.Mulai Rp38.000Yang paling sering mereka sebut
Geser untuk membaca lainnya.
Anak saya yang enam tahun biasanya bosan setelah satu jam. Di sini dia bertahan sampai sore karena Kampung Satwa Kecil dan Jungle Playground. Yang saya suka, keepernya mau menjawab pertanyaan anak sampai selesai.
Modul lembar kerjanya jelas dan sesuai kurikulum, jadi saya tidak perlu membuat sendiri. Surat penawarannya juga rapi untuk keperluan administrasi sekolah. Rombongan 92 anak berjalan tanpa satu pun tersasar.
Tidak ada jeruji yang mengganggu frame, dan itu langka di taman satwa Indonesia. Kaca di Rimba Sumatra bersih dan pantulannya bisa dihindari kalau kamu datang pagi.
Saya datang hampir tiap bulan sejak punya kartu. Selalu ada yang berubah, mulai dari susunan pengayaan sampai topik Kelas Konservasi. Rasanya tidak seperti mengunjungi tempat yang sama berulang kali.
Laporan triwulannya benar benar berisi realisasi anggaran, bukan hanya foto kegiatan. Kami akhirnya memperpanjang kemitraan sampai tiga tahun.
Ikut Volunteer Weekend dua kali dan pekerjaannya nyata, bukan simbolis. Pengarahan keselamatannya serius dan tidak ada satu momen pun kami dibiarkan tanpa pendamping.
Ditulis oleh yang mengerjakannya
Kenapa kami tidak memakai jerujiKonservasiJeruji besi murah, awet, dan mudah dibersihkan. Kami tetap memilih kaca, parit, dan tanaman. Ini alasannya, termasuk bagian yang tidak enak didengar.18 Juni 20266 menit
Waktu terbaik datang, menurut keeper yang kerja tiap hariTips KunjunganBukan jam buka yang menentukan, tapi jam satwanya aktif. Ini urutan jam yang biasanya kami sarankan ke pengunjung yang bertanya di gerbang.2 Juni 20265 menit
Sehari di Wana Rescue, dari pukul 05.30 WIBDi Balik LayarSebelum gerbang dibuka, sudah ada tiga jam kerja yang tidak dilihat siapa pun. Ini catatan satu hari biasa, bukan hari yang istimewa.21 Mei 20267 menitDatang pagi, pulang tahu lebih banyak
Pilih tanggal kunjungan dan jenis tiketnya, atau ajukan kunjungan rombongan sekolah lengkap dengan modul dan surat penawaran.