Orangutan Sumatra
Kera besar yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di atas pohon, dan membuat sarang baru hampir setiap malam.

Induk dan anak, Orangutan Sumatra
Pongo abelii
Orangutan Sumatra hidup lebih tinggi di kanopi dibanding sepupunya di Kalimantan, dan lebih jarang turun ke tanah. Di alam liar mereka membuat sarang baru dari ranting hampir setiap malam, kebiasaan yang tetap dilakukan penghuni Wanantara.
Betina hanya melahirkan satu anak setiap delapan sampai sembilan tahun. Itu jarak kelahiran paling lambat di antara semua mamalia darat, dan alasan kenapa populasinya sangat sulit pulih setelah menurun.
Struktur panjat di area mereka dirancang ulang setiap enam bulan supaya tidak membosankan, dan pakan disembunyikan di dalam kotak teka teki agar mereka tetap harus berpikir untuk makan.
Data singkat
| Asal | Aceh dan Sumatra Utara |
| Ukuran | Tinggi 1,2 sampai 1,5 meter, rentang lengan sampai 2,2 meter |
| Pakan | Buah buahan musiman, daun muda, kulit kayu, sesekali rayap |
| Jam aktif | Sepanjang pagi, membuat sarang baru menjelang 15.00 WIB |
| Status | Kritis, menurut daftar merah IUCN |
| Zona | Rimba Sumatra, Hutan hujan dataran rendah |
Fakta
Geser untuk melihat fakta lainnya.
Masih di zona yang sama
Harimau SumatraPanthera tigris sumatraeSubspesies harimau terkecil yang tersisa di dunia, dan satu satunya yang masih hidup di Indonesia.Rimba SumatraKritis
Tapir AsiaTapirus indicusSatwa berhidung belalai pendek dengan pola hitam putih yang justru membuatnya sulit terlihat di hutan malam.Rimba SumatraGenting
