Wanantara Senja, night zoo setiap Sabtu, 17.00 sampai 21.00 WIB.
Kanopi Aviary

Jalak Bali

Burung endemik Bali yang pernah tersisa kurang dari sepuluh ekor di alam liar, dan kini pelan pelan kembali.

Kanopi AviaryKritis

Leucopsar rothschildi

Pada awal tahun 2000 an, jalak bali di alam liar diperkirakan tinggal kurang dari sepuluh ekor. Bulu putih bersih dan pelupuk biru cerahnya justru menjadi alasan kenapa burung ini diburu untuk perdagangan.

Pemulihannya hampir seluruhnya bertumpu pada penangkaran. Wanantara mengelola satu unit penangkaran jalak bali di Wana Rescue, dan burung hasil penangkaran dikirim ke program pelepasliaran di Bali Barat.

Di Kanopi Aviary kamu bisa melihatnya terbang bebas di antara pengunjung, tanpa kaca pemisah. Jalak bali termasuk burung yang cepat terbiasa dengan manusia yang tenang.

Catatan jujur. Di aviary, jangan mengejar burung untuk foto. Kalau kamu diam dan tenang, biasanya justru mereka yang mendekat.
Ringkasan lapangan

Data singkat

Data ringkas Jalak Bali
AsalBali bagian barat
UkuranPanjang sekitar 25 sentimeter
PakanSerangga, buah lunak, cacing, pelet burung
Jam aktifSepanjang pagi, paling berisik 07.30 sampai 09.00 WIB
StatusKritis, menurut daftar merah IUCN
ZonaKanopi Aviary, Walk through, pengunjung masuk ke dalam
Empat hal yang jarang diketahui

Fakta

Geser untuk melihat fakta lainnya.

EndemikHanya Bali bagian barat
Titik terendahKurang dari 10 ekor di alam liar
Ciri khasPelupuk biru cerah tanpa bulu
Di Wanantara11 individu, 4 pasangan penangkaran
Chat Kami