Dua puluh empat hektar di kaki Gunung Salak
Taman satwa dan pusat konservasi 24 hektar di kaki Gunung Salak, Bogor. Lebih dari 180 spesies dalam habitat naturalistik tanpa jeruji, dengan lebih dari separuhnya satwa asli Indonesia.

Kebun binatang yang baik tidak menyembunyikan pekerjaannya
Wanantara berdiri di lahan bekas kebun campuran yang direhabilitasi selama tiga tahun sebelum satu ekor satwa pun masuk. Itu keputusan yang mahal dan lambat, tapi tanpa vegetasi yang benar benar tumbuh, habitat naturalistik hanya jadi istilah pemasaran.
Nama Wanantara berasal dari wana, hutan, dan Nusantara. Hutan Nusantara. Itu menjelaskan posisinya dalam satu kata, koleksi kami berpihak pada satwa asli Indonesia.
Yang membedakan kami bukan jumlah spesies, tapi bahwa pekerjaan konservasinya bisa dilihat. Wana Rescue punya jendela pengamatan publik ke klinik dan koridor karantina, keeper bekerja di area terbuka, dan setiap tahun kami menerbitkan apa yang dibiayai tiket, termasuk target yang meleset.
Yang tidak kami tawar
Geser untuk membaca prinsip lainnya.

Orang orang yang kamu temui di lapangan
Sebagian besar dari mereka ada di jalur pengunjung setiap hari, bukan di kantor. Kalau kamu punya pertanyaan, tanyakan langsung.
Geser untuk melihat anggota tim lainnya.
Datang lihat sendiri
Rute Wana Rescue terbuka setiap hari, dan Keeper Talk berjalan tiga kali sehari.